You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakpus Monitoring Harga Rempah-rempah di Pasar Senen
photo Adriana Megawati - Beritajakarta.id

Pemkot Jakpus Monitoring Harga Rempah-rempah di Pasar Senen

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat hari ini memonitoring harga rempah-rempah di Pasar Senen, tepatnya di Gedung Blok III.

Makanya kita cek langsung ke pasar untuk melihat harganya

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan, harga rempah-rempah di Pasar Senen sempat mengalami kenaikan dua kali lipat dibanding hari biasanya. Kondisi itu disebabkan terjadi kelangkaan rempah-rempah dan meningkatnya permintaan.

"Makanya kita cek langsung ke pasar untuk melihat harganya," ujarnya di lokasi, Senin (9/3).

Harga Rempah-rempah di Jakpus akan Dimonitoring

Ia menyebutkan, beberapa harga komoditas rempah-rempah yang sempat mengalami kenaikan antara lain jahe merah senilai Rp 80 ribu per kilogram, temulawak Rp 40 ribu per kilogram dan kunyit Rp 18 ribu per kilogram.

"Kita harap pedagang tidak menaikan harga secara tinggi. Masyarakat juga kita imbau untuk tidak panik," ucapnya.

Sementara itu, Icha (43), pedagang rempah-rempah di Pasar Senen menuturkan, harga rempah-rempah sempat naik seiring dengan meningkatnya permintaan pada pekan lalu. Namun saat ini, harga komoditas tersebut telah berangsur turun.

"Sekarang pasokannya aman. Jadi harga sudah turun tapi belum stabil," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6212 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3817 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3071 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2972 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1584 personFolmer